Pati - Talud penahan di area pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, yang ambrol setelah diguyur hujan deras pada Jumat (31/7/2026), mulai diperbaiki.

Pantauan di lokasi pada Selasa (4/8/2026), sejumlah pekerja telah melakukan perbaikan pada talud yang rusak. Material tanah juga didatangkan untuk menguruk bagian atas talud agar kembali rata dengan area bangunan koperasi.

Talud dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi kurang lebih tiga meter itu mengalami kerusakan di beberapa titik. Di atasnya berdiri bangunan KDMP yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Meski talud ambrol, bangunan koperasi tidak terdampak langsung. Posisi gedung yang berjarak beberapa meter dari bibir talud membuat konstruksi utama tetap berdiri kokoh.

Sebelum longsor terjadi, hujan deras mengguyur Desa Jrahi yang dikenal sebagai Desa Wisata Pancasila. Material talud yang runtuh sempat menimpa sebagian area lapangan voli yang berada di bawahnya.

Kepala Desa Jrahi, Miko Adi Setiawan, menegaskan kerusakan hanya terjadi pada talud penahan, bukan pada bangunan KDMP.

"Itu talud penahan yang dari lapangan voli, Mas, tidak bangunan Kopdes-nya. Kalau lebih jelasnya tanya Kodim atau Koramil sebagai pelaksana kegiatan," ujarnya.

Miko menjelaskan, meski talud tersebut berada di sisi lapangan voli, pembangunannya merupakan satu paket dengan proyek KDMP Desa Jrahi.

"Pelaksana kegiatan kan Kodim, Mas. Itu termasuk pembuatan teras depan dan akses masuk ke gedung. Jadi masih satu paket dengan KDMP," katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, memastikan perbaikan talud telah dilakukan sehingga masyarakat diminta tidak khawatir.

"Diperbaiki to," ujarnya singkat saat dikonfirmasi awak media.