BLORA – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mulai membangun kampus di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026). Kampus seluas lebih dari delapan hektare itu direncanakan dilengkapi gedung olahraga (GOR), kolam renang, dan fasilitas sports science.
Pembangunan tahap pertama difokuskan pada gedung Direktorat dengan anggaran sekitar Rp52 miliar. Pembangunan kampus dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada Agustus 2027.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, kehadiran UNY di Blora diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Ini menjadi mimpi kita bersama untuk peningkatan sumber daya manusia Blora dan sekitarnya,” kata Arief saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan kampus.
Menurutnya, kampus UNY juga direncanakan memiliki fasilitas olahraga. Selain itu, sejumlah program studi, seperti olahraga, pariwisata, serta program pascasarjana, berpeluang dibuka di Blora.
“Kita lihat ini desain gedungnya, terus ada gambar seperti kolam renang, terus mungkin nanti ada GOR, ada sport center yang ada di sini,” ujarnya.
Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto mengatakan, pembangunan kawasan kampus akan dilanjutkan dengan gedung-gedung lain untuk menunjang kegiatan pendidikan. Fasilitas olahraga dan sports science termasuk dalam rencana pengembangan berikutnya.
“Tidak hanya nanti gedung Direktorat, tetapi akan diikuti gedung-gedung lain yang inline dengan tata kelola lembaga yang multidisiplin ilmu. Juga fasilitas sports science dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sumaryanto menargetkan kampus tersebut mulai digunakan untuk perkuliahan pada 2027, mencakup jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktoral (S3).
“Nanti selesai insyaallah bulan Agustus 2027 sehingga tahun depan sudah dipakai kuliah S1, S2, S3,” katanya.
Ia berharap keberadaan kampus UNY dapat memudahkan masyarakat Blora dan sekitarnya melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus pergi ke luar daerah.
“Sekolah enggak usah jauh-jauh, cukup di Blora. Roda pendidikan, roda ekonomi dasar insyaallah nanti bersama-sama UNY siap bekerja sama,” imbuhnya.
Sebelum pembangunan gedung baru selesai, kegiatan awal UNY Kampus Blora akan menggunakan bangunan eks STIKES Blora. Bangunan tersebut disiapkan untuk kegiatan perkuliahan dan administrasi.
Direktur UNY Kampus Blora Prof. Dr. Ngatman mengatakan, pihaknya telah mengecek kesiapan ruangan yang akan digunakan.
“Mulai berkantornya kemarin sudah, kemarin saya sudah sempat ke ruangan juga, mengecek kesiapan ruang perkuliahan dan ruang untuk administrasinya,” ujarnya.
Penggunaan bangunan eks STIKES Blora ditandai dengan penandatanganan perjanjian pinjam pakai aset milik daerah. Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri Wakil Bupati Blora, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan UNY, dan sejumlah pejabat terkait.