Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Dalam reshuffle tersebut, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago.
Sugiono juga dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menggantikan Pratikno.
Prabowo turut melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri, serta Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Pergantian juga terjadi di tubuh Polri. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Listyo kemudian dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung Abdurachman. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria yang ditetapkan Presiden Prabowo pada 30 September 2026.
Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan sejak 27 April 2026. Setelah reshuffle, ia mendapat tugas baru sebagai Menko Polkam.
Selain itu, Prabowo melantik Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional dan Komjen Pol. Fadhil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara.
Sejumlah wakil menteri turut dilantik, yakni Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, Wakil Menteri Keuangan Nurkolisoh Ibnu Aman, Wakil Menteri Keuangan Luky Afirman, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Irwan Meilano.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan kembali susunan Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.