Pati, Politika.co.id – Pemerintah Kabupaten Pati memindahkan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati ke gedung yang sebelumnya digunakan sebagai Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pati. Pemindahan ini mulai tampak sejak sebelum libur Tahun Baru 2026.
Pantauan di lokasi, Sabtu (3/1/2026), sejumlah petugas terlihat membersihkan ruangan dan mengemasi barang-barang di Kantor DPMPTSP. Beberapa perlengkapan diangkut menggunakan mobil pikap. Di halaman depan gedung tersebut, kini terparkir sejumlah armada kendaraan Satpol PP Kabupaten Pati.
Bupati Pati Sudewo membenarkan pengalihan fungsi gedung tersebut. Ia menjelaskan, Kantor DPMPTSP dialihkan menjadi Kantor Satpol PP karena lokasinya dinilai lebih strategis.
“Kantor Satpol PP dipindah itu gini, konsepnya yang tepat itu adalah berada di dekat alun-alun. Sebelumnya kan berada di belakang,” ujar Sudewo saat ditemui, Selasa (6/1/2026).
Sebelumnya, Kantor Satpol PP Kabupaten Pati berada di belakang Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati. Menurut Sudewo, lokasi tersebut kurang strategis untuk mendukung tugas-tugas penegakan peraturan daerah. Dengan menempati bekas Kantor DPMPTSP, Satpol PP kini berada lebih dekat dengan pusat aktivitas kota, yakni kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati.
“Kalau di alun-alun, ada sesuatu yang tidak tepat, Satpol PP bisa cepat bertindak,” lanjutnya.
Sementara itu, pelayanan DPMPTSP Kabupaten Pati dipindahkan dan digabungkan dengan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Pati. Menurut Sudewo, kebijakan ini sejalan dengan fungsi MPP sebagai pusat berbagai layanan publik.
“Kemudian, pelayanan DPMPTSP itu berada di mana saja ndak masalah. Itu saya pindah ke MPP karena nafasnya sama melayani pelayanan. Kemudian bekasnya ditempati Satpol PP,” tuturnya.
Adapun gedung lama Kantor Satpol PP yang berada di belakang Setda Kabupaten Pati akan ditata ulang. Bangunan tersebut rencananya dijadikan satu kesatuan dengan kompleks Kantor Setda atau Kantor Bupati Pati.
“Kantor Satpol PP yang lama nanti kita tata sedemikian rupa, karena konsep kami Pendopo Kabupaten Pati itu rumah rakyat dan obyek wisata,” kata Sudewo.
Dengan penataan ini, Pemkab Pati berharap tata ruang perkantoran menjadi lebih efektif, sekaligus mendukung pelayanan publik dan penegakan ketertiban di pusat kota.