Kudus, Politika.co.id - Pemerintahan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai menyiapkan infrastruktur pendukung bagi 80 unit becak listrik yang diberikan sebagai bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Langkah ini bertujuan untuk mendukung pemanfaatan becak listrik secara optimal, khususnya bagi para pengemudi yang berusia di atas 60 tahun.
Dalam penyerahan bantuan di Pendopo Kabupaten Kudus, Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, menyampaikan rencana penciptaan stasiun pengisian daya (charging station) di setiap dinas atau badan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus.
"Stasiun pengisian daya rencananya akan kami bangun di setiap dinas atau badan yang ada di Kabupaten Kudus," kata Bupati, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pendukung yang memadai.
Pemkab Kudus juga menegaskan akan melakukan pendataan, pemeliharaan rutin, dan menyiapkan stasiun pengisian daya secara gratis bagi penerima manfaat.
Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkab Kudus untuk memaksimalkan manfaat bantuan, baik dalam hal peningkatan pendapatan bagi pengemudi becak, maupun dalam penggunaan sebagai moda transportasi untuk angkutan barang, penumpang, hingga layanan wisata.
Selain itu, Pemkab Kudus sedang menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengembangan aplikasi lokal bernama "Sendu", yang akan memungkinkan masyarakat memesan becak listrik melalui gawai ponsel, menyerupai layanan transportasi daring (online) saat ini.
Dengan dihadirkannya becak listrik dan infrastruktur pendukungnya, Pemkab Kudus berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak sekaligus mendorong transportasi ramah lingkungan di wilayah Kabupaten Kudus.
Kebijakan ini juga mencerminkan sinergi antara program nasional melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) dan inisiatif pembangunan daerah.
Sumber: Antara