Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI sekaligus Tokoh Perdamaian Aceh Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan 21 tahun perdamaian Aceh sebagai momentum untuk memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

JK mengatakan, perdamaian yang mengakhiri konflik berkepanjangan di Aceh telah membuka jalan bagi masyarakat untuk menata masa depan melalui pembangunan.

"Hari ini tanggal 15 bertepatan dengan ulang tahun ke-21 perdamaian Aceh. Aceh yang dulu 21 tahun lalu merupakan tempat konflik yang sangat lama dan besar. Alhamdulillah kita bisa selesaikan," kata Jusuf Kalla, dikutip dari Antara pada Minggu (16/8/2026).

Pernyataan itu disampaikan JK dari kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, bertepatan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh.

Menurut JK, tantangan Aceh saat ini bukan lagi konflik, melainkan bagaimana memastikan pembangunan terus berjalan dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Sekarang ini zaman pembangunan Aceh, zaman bagaimana masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik," ujarnya.

JK berharap para pemimpin di Aceh dapat menjadikan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas. Ia menilai perjalanan Aceh selama konflik hingga tercapainya perdamaian memberikan pelajaran penting bagi pemerintah dalam membangun daerah secara adil.

Ia menilai ketidakadilan dapat menjadi salah satu pemicu munculnya konflik. Kondisi Aceh pada masa lalu, menurutnya, tidak terlepas dari kesenjangan antara besarnya sumber daya alam yang dimiliki dengan pembangunan yang diterima masyarakat.

"Semua konflik yang besar itu berasal daripada pikiran masyarakat, anggapan masyarakat ataupun perilaku kita yang tidak adil melihat Aceh yang kaya dengan sumber daya alam, tapi pembangunannya tidak seimbang dengan kekayaan Aceh," jelasnya.

Karena itu, JK menekankan pentingnya pemerataan pembangunan sebagai upaya menjaga keutuhan dan kedamaian di berbagai daerah.

"Karena itu adalah pelajaran bagaimana pemerintah kita semua untuk menciptakan keadilan kepada daerah dan masyarakat," ujarnya.

JK turut menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat dan pemerintah Aceh yang telah menjaga perdamaian selama 21 tahun. Ia berharap perdamaian tersebut terus menjadi fondasi bagi pembangunan dan kemajuan Aceh.

"Selamat kepada masyarakat dan pemerintah Aceh pada hari ini," tuturnya.