Pati – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati mengajak pemilih pemula ikut berperan dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.

Ajakan tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Pati Zaenal Abidin saat menjadi narasumber dalam Seminar Demokrasi bertajuk “Demokrasi Berintegritas, Suara Muda Penentu Arah Masa Depan Bangsa” di Aula Timur Perguruan Islam Al-Hikmah, Kajen, Pati, Selasa (26/8/2026).

Dalam kegiatan itu, Zaenal memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk mengawasi setiap tahapan pemilihan.

Menurutnya, pemilih pemula tidak cukup hanya menggunakan hak pilih. Mereka juga dapat mengambil peran sebagai pengawas partisipatif dengan memahami aturan kepemiluan, mencermati proses pemilihan, serta melaporkan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang tersedia.

Bawaslu Pati juga mengaitkan pengawasan partisipatif dengan pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS di sekolah. Menurut Zaenal, pemilihan Ketua OSIS dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk belajar berdemokrasi secara langsung.

“Persiapan pemilihan Ketua OSIS bisa menjadi momentum bagi adik-adik untuk belajar berdemokrasi sejak dini. Mulai dari memahami aturan, mengenali calon, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, hingga ikut mengawasi agar proses pemilihan berlangsung jujur dan adil,” kata Zaenal.

Ia menilai pemilih pemula memiliki posisi strategis karena generasi muda sangat aktif memperoleh dan menyebarkan informasi, termasuk melalui media sosial. Karena itu, pelajar perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Zaenal menegaskan, pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu. Masyarakat juga memiliki peran untuk memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

“Pemilih pemula bukan hanya datang ke TPS untuk mencoblos. Mereka juga bisa menjadi mata dan telinga demokrasi dengan ikut mengawasi serta menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Pati berharap kesadaran politik generasi muda semakin meningkat. Pengalaman mengikuti pemilihan Ketua OSIS diharapkan menjadi langkah awal bagi pelajar untuk memahami praktik demokrasi sekaligus membangun sikap jujur, kritis, dan bertanggung jawab.

Keterlibatan pemilih pemula sejak lingkungan sekolah dinilai dapat memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam menentukan pilihan, tetapi juga aktif mengawal demokrasi di Kabupaten Pati.