Pati - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan menjadikan Pekan Kreasi Kabupaten Pati sebagai agenda tahunan untuk memperkuat promosi UMKM, pariwisata, budaya, dan produk unggulan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat membuka Pekan Kreasi Kabupaten Pati dan Grand Final Duta Wisata Kabupaten Pati Tahun 2026 di Alun-alun Pati, Sabtu (1/8/2026).
Chandra mengatakan, Pekan Kreasi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi akan terus digelar setiap tahun bahkan dirancang berlangsung hingga akhir tahun sebagai wadah promosi potensi daerah.
"Pekan Kreasi ini bukan sekadar seremoni. Ke depan akan menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut hingga akhir tahun agar UMKM lokal semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasasional," kata Chandra.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703. Melalui Pekan Kreasi, pemerintah daerah ingin memperkenalkan potensi wisata, budaya, kuliner, dan produk unggulan Pati kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif akan terus didorong melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan serta kolaborasi dengan pelaku usaha, komunitas kreatif, akademisi, media, dan masyarakat. Pemerintah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kebersihan, ketertiban, serta citra positif Kabupaten Pati. Kemajuan daerah akan terwujud apabila seluruh elemen bergerak bersama," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Chandra juga menekankan peran Duta Wisata sebagai generasi muda yang bertugas memperkenalkan potensi Kabupaten Pati kepada masyarakat luas.
"Duta wisata harus menjadi generasi muda yang mampu mengenalkan Kabupaten Pati kepada Indonesia. Mereka adalah wajah daerah yang membawa identitas, budaya, dan potensi Pati ke mana pun mereka melangkah," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pati Rekso Suhartono mengatakan Grand Final Duta Wisata kembali digelar setelah vakum selama tujuh tahun. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk berkontribusi dalam mempromosikan potensi daerah.
Ia berharap penyelenggaraan Grand Final Duta Wisata sebagai bagian dari Pekan Kreasi mampu memperkuat promosi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan produk unggulan Kabupaten Pati melalui kolaborasi pemerintah, pelaku kreatif, akademisi, media, serta masyarakat.