Pati - Himpunan Pengusaha KAHMI Kabupaten (HIPKA) Pati membuka penggalangan donasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian HIPKA Pati terhadap warga yang masih menghadapi kondisi sulit pascagempa.

Sekretaris HIPKA Pati, Wahyu Nur Aji, mengatakan aksi penggalangan dana tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

Menurut Aji, kebutuhan warga terdampak bencana tidak hanya berkaitan dengan makanan dan logistik, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar lainnya selama mereka berada di pengungsian.

“HIPKA Pati mengajak seluruh masyarakat dan para pelaku usaha untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa di NTT. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan tentu sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” ujar Aji.

Ia menjelaskan, bantuan yang nantinya terkumpul akan diarahkan untuk membantu masyarakat terdampak, khususnya warga di Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Berdasarkan informasi yang diterima HIPKA Pati, sebagian masyarakat di wilayah tersebut masih mengungsi ke kawasan Gunung. Warga memilih mengungsi karena masih mengkhawatirkan potensi tsunami maupun gempa susulan.

Di sisi lain, akses bantuan disebut belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. Kondisi tersebut turut mendorong HIPKA Pati untuk membuka donasi agar bantuan dapat segera dihimpun dan disalurkan kepada warga.

Aji menilai solidaritas masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi bencana. Menurutnya, dukungan sekecil apa pun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ini bukan hanya tentang jumlah bantuan, tetapi tentang kepedulian dan rasa kemanusiaan. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk membantu sehingga kebutuhan saudara-saudara kita di NTT dapat sedikit lebih ringan,” katanya.